Terjemahan yang Berlaku English عربي

322- BAB MAKRUH MEMAKI DEMAM

1/1726- Jābir -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah menjenguk Ummu As-Sā`ib -atau Ummu Al-Musayyab-, beliau bersabda, "Ada apa denganmu, wahai Ummu As-Sā`ib -atau wahai Ummu Al-Musayyab-, engkau menggigil?" Dia menjawab, "Demam. Semoga Allah tidak memberkahinya." Maka beliau bersabda, "Janganlah engkau memaki demam, karena demam itu menghapus dosa manusia sebagaimana alat bakaran pandai besi menghilangkan kotoran besi." (HR. Muslim)

تُزَفزفينَ (tuzafzifīn): bergerak dengan gerakan yang cepat, artinya menggigil. Tuzafzifīn; dengan mendamahkan "tā`", setelahnya dua huruf "zāy", dan dua huruf "fā`". Juga diriwayatkan dengan dua huruf "rā`" dan dua huruf "qāf": turaqriqīn.

Kosa Kata Asing:

الحُمَّىٰ (al-ḥummā, demam): yaitu naiknya suhu panas tubuh dengan kenaikan yang tinggi, ia biasanya menyertai berbagai macam penyakit.

الكِيْر (al-kīr): alat peniup pandai besi yang digunakan meniup.

خَبَثَ الحَديدِ (khabaṡ al-ḥadīd): kotoran dan karat besi.

Pelajaran dari Hadis:

1) Bila seorang hamba ditimpa demam atau penyakit lainnya, hendaklah dia bersabar dan mengharap pahala, karena penyakit-penyakit ini -bila disertai mengharap pahala- adalah penebus bagi dosa.

2) Motivasi untuk meluruskan ucapan-ucapan manusia agar sesuai syariat dan ini termasuk amar makruf dan nahi mungkar.