Terjemahan yang Berlaku English عربي

148- BAB ANJURAN MEMBERI PESAN KEPADA KELUARGA ORANG YANG SAKIT ATAU PEMBANTUNYA AGAR BERBUAT BAIK KEPADANYA DAN BERSABAR TERHADAP KESULITAN MENGURUSNYA; BEGITU JUGA PESAN PADA ORANG YANG TELAH DEKAT SEBAB KEMATIANNYA BERUPA HUDUD ATAU KISAS DAN YANG SEMISALNYA

1/913- 'Imrān bin Al-Ḥuṣain -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwasanya ada seorang perempuan dari Juhainah datang menemui Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dalam keadaan hamil karena zina. Lantas perempuan tersebut berkata, "Wahai Rasulullah! Aku telah melanggar perbuatan (zina) yang memiliki hukum hudud, tegakkanlah hudud itu padaku!" Maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memanggil walinya dan bersabda, "Berbuat baiklah kepadanya! Apabila dia telah melahirkan, bawalah dia kepadaku!" Walinya pun melakukan perintah tersebut. Selanjutnya Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan supaya hukum hudud dilaksanakan padanya, maka pakaiannya dieratkan kepadanya. Kemudian beliau memerintahkan (para sahabat) untuk merajamnya, dan perempuan itu pun dirajam. Setelah itu beliau menyalatinya. (HR. Muslim)

Kosa Kata Asing:

شُدت (syuddat): diikat agar tidak terbuka.

Pelajaran dari Hadis:

1) Pesan kepada keluarga orang yang telah dekat kematiannya agar mereka mengurusnya dengan baik dan lembut.

2) Pelaku zina jika telah membuat pengakuan, sedangkan dia berakal dan tidak ada syubhat atau kesamaran dalam perkara tersebut, maka dia disanksi atas dasar pengakuannya tersebut dan ditegakkan kepadanya hukum hudud.

3) Disyaratkan dalam penegakan hukuman hudud agar kerusakannya tidak merembet kepada selain yang dihukum, yaitu kalau wanita itu dirajam dalam keadaan hamil maka janin yang ada dalam perutnya akan ikut mati, dan ini termasuk kebaikan dan keadilan syariat Islam.

4) Hukuman hudud apabila ditegakkan, maka pelakunya telah bersih dari dosa; oleh karena itu, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyalatinya.

5) Kasih sayang agama Islam kepada orang-orang mukmin serta mencarikan mereka rukhsah dan uzur; "Dan Allah tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama." (QS. Al-Ḥajj: 78)